Selamat Datang di faikblogshare.com, semoga bermanfaat dan menjadi amal saleh bagi kita semua.Aminn.^_^

Sabtu, 04 Agustus 2012

RADIASI DAN KANKER



  Masihkah anda ingat akan bencana alam Tsunami yang melanda Jepang 11 Maret 2011 lalu? Tidak hanya menimbulkan kerugian moril dan mareriil, bencana tersebut juga memporakporandakan instalasi nuklir yang ada di Fukushima. Akibatnya tentu tidak bisa ditanggulangi dalam waktu dekat, butuh waktu tahunan untuk merelokasi efek bencana itu. Krisis kebocoran instalasi nuklir berakibat paparan radiasi yang terjadi di Fukushima Dai-chi, Jepang membuka wacana masyarakat mengenai bahaya radiasi dan peningkatan faktor risiko kanker.

  Pemerintah Jepang telah menyetop pengiriman bahan makanan dan produk susu yang pabriknya berada disekitar reaktor itu setelah tes menemukan paparan zat yodium di atas ambang batas aman. Ditemukan pula fakta bahwa air ledeng disekitar kejadian tidak lagi aman dikonsumsi setelah tercemar air hujan dan debu radiasi.

  Penelitian baru-baru ini telah menemukan bahwa jumlah korban radiasi akibat bom atom Nagasaki-Hiroshima dan mereka yang tinggal didaerah uji coba nuklir mengalami peningkatan. Sebagaian besar mengalami kanker payudara, kelenjar tiroid, paru-paru, usus, dan kanker organ-organ tubuh lain. Masyarakat terutama anak-anak ysng terpapar lodine-131 (salah satu bentuk senyawa radioaktif yodium) dari percobaan nuklir di Amerika Serikat dan korban tragedi Chernobyl mempunyai berisiko tinggi terkena kanker kelenjar tiroid.

Radiasi : Sumber Kanker

  Kanker adalah istilah yang digunakan untuk mendiskripsikan penyakit akibat pertumbuhan sel tubuh yang tidak terkontrol sehingga merusak jaringan sel tubuh yang lain. Terdapat 100 lebih tipe kanker. Sel kanker dapat menyebar keseluruh tubuh melalui aliran darah dan sistem getah bening.

  Normalnya, dalam proses regenerasi sel, sel baru terbentuk untuk menggantikan sel yang rusak atau mati. Tetapi, dalam beberapa kasus proses tersebut mengalami perubahan. DNA sel dapat rusak dan secara otomatis mengakibatkan mutasi yang mempengaruhi pertumbuhan dan pembagian sel. Tidak seperti sel normal, sel kanker tidak melewati siklus regenerasi sel yang semestinya. Akhirnya, pertumbuhan sel pun tidak terkontrol.

  Jumlah sel yang terus bertambah itu membentuk benjolan yang disebut tumor. Tidak semua tumor bersifat kanker karena tumor dapat bersifat jinak atau ganas. Tumor jinak dapat dioperasi dan dalam banyak kasus, tidak akan tumbuh lagi. Sel tumor jinak tidak menyebar ke bagian tubuh lain. Sebaliknya, sel tumor ganas dapat menyerang jaringan sel di dekatnya. Sel tumor ganas itu juga dapat menembus jaringan sel dan mennyebar ke bagian tubuh yang lain. penyebaran sel kanker dari satu bagian tubuh ke bagian yang lain disebut sebagai proses metastase. Gejala dan perawatan kanker tergantung pada jenis dan stadiumnya, yaitu mencangkup opersai, radiasi, dan atau kemoterapi.

  Sebuah laporan dari organisasi penanggulangan kanker di Amerika Serikat menunjukan sebuah angka yang memprihatinkan. Pada tahun 2010 terjadi 1.529.560 kasus baru kanker! Itu pun belum mencangkup jumlah penderita kanker kulit non melanoma. Dan dari angka itu yang meninggal mencapai 569.490 orang!

  Sistem kekebalan tubuh kita adalah sebuah sistem perlindungan dalam tubuh yang membantu kita agar tetap sehat. Sistem tersebut terbuat dari sel yang beragam, jaringan sel, dan organ tubuh seperti kulit, kelenjar Thimus, limpa, sistem getah bening, dan antibodi. Sistem tersebut bekerja sepanjang hari untuk melawan serangan mikroorganisme, racun, kuman, dan bakteri. Infeksi bakteri dan virus adalah satu diantara banyak penyebab penyakit pada manusia.

Radikal Bebas : Antioksidan yang Jahat

  Oksidasi terjadi saat produksi molekul jahat yang disebut denga radikal bebas lebih besar daripada kemampuan antioksidan alami tubuh. Radikal bebas adalah atom kimia aktif yang kelebihan atau kekurangan jumlah elektron dalam rantai kimianya. Susunan senyawa radikal bebas sangat tidak stabil dan bersifat merusak saat bereaksi dengan komponen sel tubuh yang penting seperti membran sel, struktur sel, atau bahkan DNA. Akibatnya, sel tubuh akan kurang berfungsi atau bahkan mati. Saat ini, sangat tidak memungkinkan untuk menghindar dari radikal bebas karena banyak faktor lingkungan yang menciptakan radikal bebas, seperti asap tembakau dan radiasi.

  Antioksidan dapat melawan oksidasi dengan menetralkan radikal bebas. Artinya, antioksidan itupun menjadi oksidan. Kita secara berkala butuh memperbarui sumber antioksidan tubuh karena berfungsi untuk mencegah berkembangnya bermacam penyakit kronis seperti kanker, penyakit jantung, stroke, pikun, dan rematik.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Datang kesini lagi yah di faikblogshare.com.Terimakasih.^_^
thanks for visits on this blog.^_^

Bloglog

Health Blogs
Health Directory Backlink Lists|Free Backlinks Adult Blog Directory Free Traffic at iWEBTOOL.com Link Exchange Msn bot last visit powered by MyPagerank.Net Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net ping fast  my blog, website, or RSS feed for Free Ping your blog, website, or RSS feed for Free My Ping in TotalPing.com Health Blogs - Blog Rankings Personal free counters Fight SPAM Antispam Mobile Edition
By Blogger Touch

Visitors